KENDARI — Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari). Tiga tim mahasiswa berhasil menorehkan nama baik kampus dengan meraih medali emas di ajang kompetisi nasional dan internasional dalam kurun waktu dua minggu terakhir. Pencapaian luar biasa ini membuktikan komitmen institusi pendidikan di Kendari dalam menghasilkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing global.
Ketiga tim yang berhasil meraih prestasi gemilang tersebut adalah Tim Optimalisasi Proses Produksi (OPP) yang memenangkan National Case Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Studi Teknik Industri Indonesia (ASPTI) di Jakarta pada 3-5 April lalu, Tim Inovasi Sistem Manufaktur Berkelanjutan (ISMB) yang berhasil meraih medali perak di International Industrial Engineering Competition 2026 di Bangkok, Thailand pada 8 April kemarin, dan Tim Efisiensi Energi Terbarukan (EET) yang meraih medali emas di kategori sustainability di ajang Southeast Asian Engineering Competition 2026 yang juga berlangsung di Bangkok pada 7-9 April lalu.
Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.Eng., Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa yang telah diraih oleh mahasiswa-mahasiswinya. “Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa kami tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga telah membuktikan kemampuannya di panggung internasional. Prestasi ini adalah hasil dari dedikasi, kerja keras, dan bimbingan dari para dosen pembimbing yang luar biasa,” ujar Dr. Bambang dalam wawancara eksklusif dengan media kampus pada Kamis, 11 April 2026.
Lebih lanjut, Dekan Fakultas Teknik menekankan bahwa pencapaian mahasiswa ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi institusi pendidikan yang menghasilkan lulusan berkualitas tinggi dengan daya saing internasional. “Kami percaya bahwa investasi dalam pengembangan program akademik, penelitian, dan ekstrakurikuler akan terus membuahkan hasil seperti ini. Tim kami terus mendukung setiap langkah mahasiswa untuk mencapai impian mereka,” tambah Dr. Bambang.
Perjalanan Menuju Medali Emas
Tim Optimalisasi Proses Produksi yang terdiri dari lima mahasiswa semester enam, Ferdiansyah Rahman, Siti Nurhaliza, Dedi Gunawan, Lestari Wijaya, dan Muhammad Rizky Pratama, berhasil memenangkan kompetisi dengan menghadirkan solusi inovatif untuk optimalisasi proses produksi di industri manufaktur lokal. Mereka menganalisis dan memberikan rekomendasi terhadap salah satu industri tekstil terkemuka di Surabaya dengan fokus pada pengurangan limbah produksi dan peningkatan efisiensi waktu produksi.
“Kami melakukan riset mendalam selama tiga bulan, dari pengumpulan data hingga analisis menggunakan simulasi Monte Carlo dan linear programming. Hasilnya, kami berhasil merekomendasikan peningkatan efisiensi sebesar 23 persen dengan pengurangan limbah hingga 18 persen,” jelas Ferdiansyah Rahman, ketua tim, saat dihubungi melalui telepon dari Jakarta setelah pengumuman pemenang.
Sementara itu, Tim Inovasi Sistem Manufaktur Berkelanjutan yang disponsori oleh Program Studi Teknik Industri berhasil menciptakan prototype sistem manufaktur yang ramah lingkungan dengan mengintegrasikan teknologi Industry 4.0. Meskipun meraih medali perak di kompetisi internasional, prestasi ini tetap membanggakan mengingat kompetitor berasal dari universitas ternama di Asia Tenggara.
“Kompetisi internasional jauh lebih ketat dari yang kami bayangkan. Pesaing kami termasuk universitas-universitas top dari Thailand, Vietnam, dan Filipina. Namun, kami tetap bangga karena inovasi kami diakui dan mendapat apresiasi tinggi dari juri internasional,” kata Siti Nurhaliza, anggota Tim ISMB, dalam kesempatan berbeda.
Sedangkan Tim Efisiensi Energi Terbarukan yang dipimpin oleh Andi Wijaya berhasil merancang sistem panel surya terintegrasi dengan smart grid untuk efisiensi energi di kawasan industri. Tim ini berhasil mengalahkan pesaing dari berbagai negara dengan presentasi yang menarik dan solusi teknologi yang praktis serta dapat diimplementasikan.
“Kami fokus pada solusi yang tidak hanya inovatif tetapi juga dapat diterapkan di lapangan dengan biaya yang terjangkau. Inilah yang membedakan kami dari tim lain. Kami ingin memberikan solusi yang sustainable dan accessible untuk semua,” ungkap Andi Wijaya dengan antusias.
Peran Penting Pembimbing Akademik
Kesuksesan para mahasiswa ini tidak terlepas dari peran strategis para dosen pembimbing dan mentor yang telah membimbing mereka sejak awal persiapan. Dr. Ir. Hendra Gunawan, M.Sc., selaku ketua Program Studi Teknik Industri, mengakui bahwa dukungan akademik intensif telah menjadi kunci kesuksesan tim-tim tersebut.
“Kami memiliki sistem pembimbingan yang terstruktur dan intensif. Setiap tim mendapat alokasi waktu konsultasi minimal dua kali seminggu dengan dosen pembimbing mereka. Kami juga menyediakan akses ke berbagai sumber daya akademik, mulai dari laboratorium, software engineering, hingga perpustakaan digital,” jelaskan Dr. Hendra.
Lebih jauh, Dr. Hendra menyampaikan bahwa Program Studi Teknik Industri telah merancang kurikulum yang menggabungkan teori dan praktik lapangan. “Kami tidak hanya mengajarkan konsep-konsep teoritis tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam penelitian dan proyek-proyek riil bersama industri,” tutur Dr. Hendra.
Dosen pembimbing Tim OPP, Ir. Slamet Hermawan, M.Eng., Ph.D., mengungkapkan bahwa proses persiapan kompetisi nasional melibatkan kolaborasi intensif antara mahasiswa dan dosen selama empat bulan. “Saya bangga melihat dedikasi tim ini. Mereka rela menghabiskan waktu di laboratorium hingga larut malam untuk menyempurnakan analisis mereka. Etos kerja dan semangat belajar mereka yang tinggi adalah aset terbesar,” ungkap Ir. Slamet.
Dampak pada Pengembangan Program Akademik
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. Muhammad Yusuf, S.T., M.T., melihat pencapaian ini sebagai momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di kampus. Dalam pernyataan resminya pada 11 April 2026, Rektor Yusuf berkomitmen untuk memberikan dukungan lebih besar terhadap program-program unggulan, khususnya di Fakultas Teknik.
“Prestasi mahasiswa kami di tingkat nasional dan internasional akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkarya. Sebagai institusi pendidikan, kami akan terus menginvestasikan sumber daya untuk menciptakan ekosistem akademik yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa,” kata Prof. Yusuf.
Rencana pengembangan selanjutnya menurut Rektor Yusuf mencakup penambahan fasilitas laboratorium terkini, peningkatan kualitas dosen melalui program pelatihan dan sertifikasi internasional, serta ekspansi program kerjasama dengan institusi pendidikan dan industri global. “Kami berkomitmen untuk menjadikan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai perguruan tinggi pilihan utama dengan standar kualitas internasional,” tambah Prof. Yusuf.
Harapan dan Aspirasi untuk Masa Depan
Para mahasiswa berprestasi ini juga memiliki harapan besar untuk masa depan mereka. Ferdiansyah Rahman, misalnya, merencanakan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di universitas ternama dengan fokus pada operational research dan supply chain management. “Saya ingin terus berkontribusi dalam industri manufaktur Indonesia, memberikan solusi-solusi inovatif yang dapat meningkatkan daya saing industri kita di tingkat global,” ujarnya.
Sementara itu, Andi Wijaya dari Tim EET merencanakan untuk melakukan riset lebih lanjut tentang energi terbarukan dan sustainable development. “Saya percaya bahwa masa depan ada di tangan mereka yang peduli dengan lingkungan dan keberlanjutan. Saya ingin terus mengembangkan teknologi yang tidak hanya menguntungkan dari segi ekonomi tetapi juga ramah lingkungan,” katanya.
Pihak universitas juga mengumumkan bahwa ketiga tim pemenang akan memberikan presentasi formal tentang pengalaman dan pembelajaran mereka di hadapan seluruh mahasiswa Program Studi Teknik Industri. Acara sharing session ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Mei 2026 sebagai bagian dari program pengembangan keilmuan dan motivasi untuk mahasiswa lainnya.
Penutup
Pencapaian gemilang yang telah diraih oleh mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Kendari ini bukan sekadar penghargaan semata, melainkan cerminan dari komitmen institusi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, prestasi ini membuktikan bahwa lembaga pendidikan di daerah seperti Kendari mampu bersaing dan bahkan unggul di panggung nasional dan internasional.
Dengan terus memelihara semangat inovasi, kerja keras, dan dedikasi seperti yang ditampilkan oleh para mahasiswa pemenang, Universitas Muhammadiyah Kendari yakin dapat terus menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan global. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa-mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.
(Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara dengan pimpinan universitas, ketua program studi, dosen pembimbing, dan mahasiswa berprestasi pada tanggal 11 April 2026)