KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) secara resmi meluncurkan program beasiswa dan bantuan pendidikan terpadu untuk mahasiswa program studi Teknik Industri pada hari Sabtu, 5 April 2026. Inisiatif strategis ini merupakan komitmen kampus dalam meningkatkan aksesibilitas pendidikan berkualitas serta mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang industri di kawasan Sulawesi Tenggara.
Program beasiswa komprehensif yang disebut “Beasiswa Unismuh Kendari Untuk Kemajuan Industri (BUKKI)” ini menawarkan berbagai skema pembiayaan pendidikan mulai dari beasiswa penuh, beasiswa parsial, hingga program bantuan pendidikan dalam bentuk pinjaman lunak dengan bunga rendah. Dengan target awal sebanyak 500 mahasiswa Teknik Industri pada tahun akademik 2026/2027, langkah ini diharapkan dapat menjangkau mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki potensi akademik dan semangat belajar yang tinggi.
“Kami memahami bahwa biaya pendidikan tinggi menjadi hambatan bagi banyak calon mahasiswa berbakat di Indonesia. Oleh karena itu, Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk membuka akses selebar-lebarnya bagi generasi muda yang ingin mendalami ilmu teknik industri,” ujar Prof. Dr. Haji Buhari Mustari, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutan pembukaan program tersebut di Aula Utama Kampus Unismuh Kendari di Jalan Antara Nomor 1, Kendari.
Menurut informasi yang dihimpun, program beasiswa BUKKI dirancang dengan mengidentifikasi kebutuhan spesifik mahasiswa Teknik Industri dan tantangan finansial yang mereka hadapi. Penyusunan program ini melibatkan kolaborasi antara Lembaga Keuangan Kampus, Rektorat, Dekanat Fakultas Teknik, serta Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Unismuh Kendari.
Skema Beasiswa yang Ditawarkan
Program BUKKI menawarkan tiga kategori utama beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa dengan berbagai latar belakang ekonomi. Pertama adalah “Beasiswa Penuh BUKKI” yang mencakup seluruh biaya pendidikan termasuk biaya kuliah, buku referensi, biaya praktikum laboratorium, dan tunjangan hidup bulanan sebesar Rp 750.000. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa dari keluarga ekonomi sangat lemah dengan prestasi akademik minimal GPA 3,0.
Kedua, tersedia “Beasiswa Parsial BUKKI” yang menanggung 50 hingga 75 persen dari biaya pendidikan, cocok untuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan GPA minimal 2,75. Kategori ketiga adalah “Program Bantuan Pendidikan BUKKI Plus” berupa pinjaman lunak dengan bunga hanya 2 persen per tahun, dapat diakses oleh mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial tambahan namun ingin tetap memiliki tanggung jawab finansial.
Selain itu, program ini juga menyediakan skema beasiswa prestasi untuk mahasiswa dengan pencapaian akademik luar biasa atau mahasiswa yang aktif dalam kegiatan akademik dan kemahasiswaan. “Kami juga menghadirkan beasiswa kompetitif untuk penelitian mahasiswa di bidang teknik industri, sebesar Rp 5 juta untuk setiap proposal penelitian yang disetujui,” jelas Dr. Ir. Siti Nurhaliza, Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari.
Proses Seleksi yang Transparan dan Inklusif
Untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam proses seleksi penerima beasiswa, pihak universitas menetapkan mekanisme seleksi yang ketat namun inklusif. Mahasiswa calon penerima beasiswa harus melengkapi berkas aplikasi yang meliputi fotokopi nilai rapor atau transkrip akademik, surat keterangan tidak mampu dari desa/kelurahan setempat, surat rekomendasi dari dosen pembimbing akademik, dan esai pribadi yang mendeskripsikan latar belakang ekonomi serta motivasi akademik pelamar.
“Proses verifikasi data ekonomi keluarga akan dilakukan oleh tim khusus yang bekerja sama dengan kantor desa dan kelurahan untuk memastikan validitas data. Kami juga akan melakukan wawancara dengan calon penerima beasiswa guna memahami situasi sosial-ekonomi mereka secara mendalam,” ungkap Drs. Muhammad Ridho, Kepala Bagian Keuangan dan Beasiswa Unismuh Kendari.
Pihak universitas juga menekankan bahwa mahasiswa penerima beasiswa diwajibkan untuk mempertahankan standar akademik minimum. Mahasiswa penerima “Beasiswa Penuh BUKKI” harus tetap mempertahankan GPA minimal 3,0 setiap semester, sementara penerima “Beasiswa Parsial BUKKI” harus mempertahankan GPA minimal 2,75. Apabila prestasi akademik menurun di bawah standar tersebut selama dua semester berturut-turut, status beasiswa akan ditinjau kembali atau dicabut.
Sumber Pembiayaan dan Komitmen Jangka Panjang
Ketika ditanya mengenai sustainability program beasiswa ini, Rektor Unismuh Kendari menerangkan bahwa pembiayaan program BUKKI berasal dari berbagai sumber, termasuk alokasi dana akademik universitas, kontribusi pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta kemitraan dengan perusahaan-perusahaan di sektor industri yang beroperasi di Kendari dan sekitarnya.
“Kami telah menjalin kerjasama dengan PT Pertamina, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), dan beberapa industri lokal lainnya untuk mengalokasikan dana corporate social responsibility (CSR) mereka bagi program beasiswa ini. Komitmen jangka panjang kami adalah menjadikan BUKKI sebagai program beasiswa berkelanjutan yang dapat terus berjalan minimal hingga 10 tahun ke depan,” tegas Prof. Buhari Mustari.
Universitas juga menyiapkan sejumlah beasiswa dari alokasi dana operasional kampus, khususnya dari pendapatan yang diperoleh dari program-program pendidikan tambahan dan pelatihan profesional. Dalam laporan keuangan kampus tahun 2025, Unismuh Kendari telah mengalokasikan 15 persen dari surplus operasional untuk program beasiswa dan bantuan pendidikan mahasiswa.
Dampak Positif bagi Komunitas Akademik
Peluncuran program BUKKI diharapkan membawa dampak positif yang signifikan bagi ekosistem akademik Unismuh Kendari, khususnya program studi Teknik Industri. Dengan target 500 penerima beasiswa pada tahun akademik 2026/2027, diperkirakan sekitar 30-40 persen dari total mahasiswa Teknik Industri akan mendapatkan dukungan finansial melalui program ini.
“Ini adalah momen bersejarah bagi Teknik Industri Unismuh Kendari. Kami percaya bahwa dengan menghilangkan hambatan finansial, mahasiswa dapat fokus sepenuhnya pada pembelajaran dan pengembangan kompetensi akademik. Investasi universitas pada program beasiswa ini adalah investasi pada masa depan industri di Sulawesi Tenggara,” kata Arni Sukardjo, Ketua Program Studi Teknik Industri Unismuh Kendari.
Sementara itu, berbagai mahasiswa Teknik Industri menyambut antusias peluncuran program ini. Andi Pratama, mahasiswa semester 4 Teknik Industri yang berasal dari keluarga petani di Bombana, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran program BUKKI. “Saya adalah anak pertama yang bersekolah tinggi di keluarga saya. Dengan adanya beasiswa ini, saya bisa fokus belajar tanpa membebani orang tua yang sudah berjuang keras. Semoga saya bisa lulus dengan prestasi terbaik dan berkontribusi pada industri di daerah saya,” ujarnya penuh harapan.
Begitu juga dengan Siti Maisyarah, mahasiswa semester 2 Teknik Industri asal Buton, yang merasa program ini membuka pintu peluang yang sebelumnya ia pikir tidak mungkin. “Program beasiswa ini membuat saya percaya bahwa mimpi saya untuk menjadi seorang engineer industri bukan hanya sekadar mimpi. Saya berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Kendari yang telah memberikan kesempatan ini,” tambahnya.
Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan
Program beasiswa BUKKI tidak hanya fokus pada aspek finansial, tetapi juga dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Universitas akan mengintegrasikan beasiswa ini dengan program mentoring akademik, pelatihan soft skills, dan kesempatan magang di industri-industri terkemuka.
“Setiap mahasiswa penerima beasiswa akan mendapatkan mentoring dari dosen pembimbing akademik secara berkelanjutan. Kami juga akan menyelenggarakan workshop rutin tentang kepemimpinan, komunikasi efektif, dan keterampilan teknis industri 4.0 yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” jelas Dr. Ir. Siti Nurhaliza.
Selain itu, universitas juga menyediakan kesempatan magang langsung di perusahaan-perusahaan mitra yang terlibat dalam pembiayaan program BUKKI. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga pengalaman praktis yang sangat berharga untuk mempersiapkan karir profesional mereka setelah lulus.
Penutup dan Prospek Masa Depan
Peluncuran program beasiswa dan bantuan pendidikan BUKKI merupakan wujud nyata dari visi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menjadi perguruan tinggi yang inklusif, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Program ini bukan hanya sekadar mekanisme transfer dana, melainkan investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang kompetitif dan berkarakter.
Ke depannya, Universitas Muhammadiyah Kendari berencana untuk memperluas program BUKKI ke program studi lainnya apabila program ini berjalan dengan baik. Rectorat juga akan terus menjalin kemitraan dengan berbagai stakeholder untuk memperkuat basis pendanaan program beasiswa ini.
“Pendidikan adalah hak setiap warga negara Indonesia. Melalui program BUKKI, kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak harus menjadi penghalang bagi generasi muda berbakat untuk meraih pendidikan tinggi yang berkualitas. Kami mengundang semua mahasiswa yang memenuhi syarat untuk mendaftar dan memanfaatkan kesempatan emas ini,” pungkas Prof. Dr. Haji Buhari Mustari.
Pendaftaran program beasiswa BUKKI tahun akademik 2026/2027 dibuka mulai 15 April 2026 hingga 30 Mei 2026. Calon pendaftar dapat mengakses informasi lengkap dan formulir pendaftaran di portal akademik universitas atau menghubungi Kantor Bagian Beasiswa Unismuh Kendari yang berlokasi di Gedung Rektorat lantai 2.
—
Diadaptasi dari siaran pers dan wawancara langsung dengan pihak Universitas Muhammadiyah Kendari, Sabtu, 5 April 2026.