KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Program Studi Teknik Industri, mengumumkan peluncuran program magang intensif bertajuk “Industrial Internship 4.0” yang melibatkan kerja sama dengan 15 perusahaan multinasional dan industri manufaktur terkemuka. Program inovatif ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa tingkat akhir sebelum memasuki dunia kerja profesional.
Kegiatan akademik yang dijadwalkan dimulai pada tanggal 1 April 2026 ini menandai era baru dalam sistem pembelajaran Teknik Industri Unismuh Kendari. Dengan memanfaatkan teknologi digital dan kurikulum yang disesuaikan dengan standar Industri 4.0, program ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi di pasar kerja global.
Latar Belakang Inisiatif Program Magang
Peluncuran program magang skala besar ini tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi oleh institusi pendidikan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten. Data dari Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan signifikan antara keahlian yang diajarkan di kampus dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Fenomena ini mendorong Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mengambil langkah strategis dan inovatif.
Program Studi Teknik Industri Unismuh Kendari, yang telah berdiri sejak 2010, memiliki lebih dari 800 mahasiswa aktif dan terus berkembang. Namun, berdasarkan evaluasi internal dan feedback dari pengguna lulusan (industri), ditemukan bahwa mahasiswa memerlukan pembekalan praktik yang lebih intensif, terutama dalam menerapkan konsep-konsep modern seperti sistem manajemen produksi lean, supply chain management, dan automation technology.
Oleh karena itu, Dekan Fakultas Teknik Unismuh Kendari, Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Eng., bersama-sama dengan tim dosen Teknik Industri memulai proses identifikasi kebutuhan industri dan mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi yang integratif. Upaya ini kemudian menghasilkan formulasi program magang yang komprehensif dan terstruktur.
Cakupan Program dan Mekanisme Pelaksanaan
Program “Industrial Internship 4.0” dirancang sebagai kegiatan akademik wajib yang diintegrasikan dalam kurikulum mahasiswa semester tujuh dan delapan. Peserta program adalah mahasiswa Teknik Industri Unismuh Kendari yang telah menyelesaikan minimal 100 SKS (Satuan Kredit Semester) dan memiliki IPK minimal 2.75.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Siti Nurhaliza, S.T., M.T., program ini melibatkan 15 perusahaan mitra yang tersebar di berbagai sektor industri. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain PT. Indonesia Ganda Jaya (industri tekstil), PT. Kaltim Persada Coal (pertambangan dan energi), PT. Surya Dunia Indonesia (otomotif), PT. Makassar Industrial Park (manufaktur), dan perusahaan-perusahaan multinasional lainnya yang beroperasi di Sulawesi Tenggara dan sekitarnya.
“Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan industri selama enam bulan terakhir untuk memastikan bahwa program magang ini memberikan nilai tambah nyata bagi mahasiswa. Setiap perusahaan mitra telah menyiapkan mentor khusus dan proyek-proyek strategis yang akan ditangani oleh mahasiswa kami,” ujar Dr. Ir. Siti Nurhaliza dalam acara pembukaan program pada hari Senin, 1 April 2026, di Aula Teknik Unismuh Kendari.
Durasi magang adalah delapan minggu, dengan pembagian sebagai berikut: dua minggu pertama untuk orientasi dan pengenalan lingkungan kerja industri, lima minggu berikutnya untuk pengerjaan proyek konkret, dan satu minggu terakhir untuk pembuatan laporan dan presentasi hasil magang. Setiap mahasiswa akan ditempatkan di satu perusahaan sesuai dengan minat dan keahlian mereka.
Kurikulum dan Fokus Pembelajaran
Struktur program magang ini dirancang untuk mengintegrasikan teori dan praktik secara simultan. Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari di kampus dalam konteks nyata dunia industri. Fokus pembelajaran mencakup berbagai aspek penting dalam industri modern.
Kepala Program Studi Teknik Industri, Ir. Muhammad Yusuf, M.Sc., menjelaskan bahwa mahasiswa akan belajar mengenai lean manufacturing, sistem quality management, ergonomi industri, optimisasi proses produksi, manajemen proyek, dan data analytics. “Kami percaya bahwa dengan menggabungkan pengalaman praktis dan bimbingan dari profesional industri, mahasiswa kami akan mampu memahami dinamika kerja sesungguhnya dan siap untuk memasuki karir mereka dengan percaya diri,” kata Ir. Muhammad Yusuf dalam wawancara khusus.
Setiap mahasiswa akan dipandu oleh dua mentor: satu mentor dari industri (praktisi) dan satu mentor akademik dari Unismuh Kendari. Sistem dual mentoring ini dirancang untuk memastikan bahwa pembelajaran tetap aligned dengan kurikulum akademik sambil juga mendapatkan insight praktis dari pengalaman industri nyata.
Dukungan Infrastruktur dan Kesejahteraan Mahasiswa
Universitas Muhammadiyah Kendari juga telah mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung kelancaran program ini. Dukungan infrastruktur meliputi penyediaan fasilitas transportasi, asuransi kesehatan kerja, dan dana tunjangan magang. Selain itu, universitas telah membentuk pusat magang (Internship Center) yang berfungsi untuk mengelola penempatan mahasiswa, komunikasi dengan mitra industri, dan evaluasi pelaksanaan program.
Direktur Internship Center Unismuh Kendari, Dra. Eka Susianti, M.B.A., menerangkan bahwa setiap mahasiswa akan menerima tunjangan magang sebesar 2 juta rupiah per bulan dari universitas dan perusahaan mitra secara bersama-sama. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh mahasiswa, tanpa memandang latar belakang ekonomi, dapat mengikuti program ini dengan fokus penuh pada pembelajaran mereka,” jelas Dra. Eka Susianti.
Lebih lanjut, universitas juga menyediakan platform digital berbasis cloud untuk memfasilitasi komunikasi antara mahasiswa, mentor, dan supervisor akademik. Platform ini memungkinkan pendokumentasian kemajuan magang secara real-time dan memudahkan evaluasi berkelanjutan.
Harapan dan Dampak Program
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh tim Program Studi Teknik Industri, diperkirakan bahwa program magang ini akan memberikan dampak signifikan terhadap employability lulusan. Dari survei yang melibatkan 200 responden dari industri manufaktur di Sulawesi Tenggara, 87% responden menyatakan bahwa mereka lebih tertarik merekrut lulusan yang memiliki pengalaman magang terstruktur dan terintegrasi.
“Program ini bukan hanya tentang memberikan pengalaman bekerja, tetapi juga tentang membangun jaringan profesional yang akan bermanfaat bagi mahasiswa di masa depan. Banyak perusahaan mitra yang telah menyatakan kesediaan mereka untuk merekrut lulusan terbaik dari program magang ini secara langsung,” ungkap Direktur Program Studi, Ir. Muhammad Yusuf.
Pihak universitas juga berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap program. Sebagai bagian dari quality assurance, setiap kuartal akan dilakukan focus group discussion dengan stakeholder industri untuk mengevaluasi relevansi program dengan kebutuhan pasar kerja yang dinamis.
Testimoni dari Mahasiswa dan Mitra Industri
Salah seorang mahasiswa yang lolos dalam seleksi program magang, Fandi Kurniawan (22 tahun, semester 7), mengekspresikan antusiasmenya. “Saya sangat bersyukur dapat mengikuti program ini. Ini adalah kesempatan emas untuk belajar langsung dari para profesional berpengalaman dan berkontribusi pada proyek-proyek nyata. Saya yakin pengalaman ini akan sangat berguna untuk membangun karir saya ke depannya,” ujar Fandi yang akan ditempatkan di PT. Indonesia Ganda Jaya.
Dari pihak industri, Manajer Pengembangan SDM PT. Surya Dunia Indonesia, Bambang Hartono, memberikan dukungan positif. “Kami sangat appreciate dengan inisiatif universitas ini. Industri otomotif membutuhkan engineer-engineer yang tidak hanya teori tapi juga memiliki practical skills. Kolaborasi dengan Unismuh Kendari melalui program magang ini membuka peluang bagi kami untuk mengidentifikasi talent muda yang potensial,” katanya.
Penutup
Peluncuran Program “Industrial Internship 4.0” oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Kendari menandai komitmen institusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri. Program ini diharapkan menjadi model pembelajaran berbasis kompetensi yang dapat diterapkan juga di program studi lainnya di universitas.
Dengan melibatkan 15 perusahaan mitra dan fokus pada pembelajaran praktis Industri 4.0, mahasiswa Teknik Industri Unismuh Kendari kini memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi mereka secara holistik. Momentum ini juga mencerminkan dedikasi universitas dalam mempersiapkan generasi intelektual muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kompeten dalam mengatasi tantangan industri modern.
Diharapkan, kesuksesan program magang ini akan mendorong peningkatan placement rate lulusan dan memperkuat reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan pasar kerja.
—
Penulis: Tim Jurnalistik Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari
Tanggal Publikasi: 1 April 2026